Dalam renang gaya bebas, dan juga dalam gaya-gaya yang lain, kayuhan
tangan adalah sumber utama propulsi (gaya dorong ke depan). Ibarat
perahu, tangan kita adalah dayungnya. Sewaktu tangan kita mengayuh ke
belakang, tubuh kita pun akan terdorong bergerak ke depan. Kayuhan
tangan sendiri adalah salah satu fase dari gerakan tangan ketika
berenang.
Dalam gaya bebas, gerakan tangan terdiri secara umum terdiri dari
fase-fase sebagai berikut: 1) mengayuh, 2) pemulihan (recovery), 3)
masuk kembali kedalam air (enter), dan 4) ekstensi. Dari keempat fase
ini, berfokuslah pada fase mengayuh dan ekstensi. Soal fase pemulihan
dan masuk kembali kedalam air, Anda tidak perlu terlalu ambil pusing
karena Anda akan melakukannya secara alami dan spontan.
Fase mengayuh harus dilakukan dalam lintasan yang sepanjang mungkin,
untuk menghasilkan gaya dorong yang maksimal. Untuk itulah, kayuhan
tangan harus dilakukan hingga tangan melewati paha. Kebanyakan perenang
pemula hanya mengayuh sampai sebatas dadanya saja. Begitu tangan
pengayuh sejajar dada, mereka langsung mengeluarkannya ke permukaan air
(pemulihan). Ini tentu saja sebuah kesalahan. Mengayuhlah sampai
melewati paha Anda, niscaya Anda akan melaju lebih cepat, dan dengan
demikian Anda akan berenang lebih efisien.
Sewaktu mengayuh, lengan bawah Anda harus selalu membentuk sudut kurang lebih 90 derajat terhadap lengan atas Anda.
Jika Anda bisa, mengayuhlah dalam lintasan S. Caranya, pertama-tama
gerakkanlah tangan pengayuh ke sisi luar, lalu bawalah kearah dalam
hingga sejajar dada Anda, lalu selanjutnya gerakkanlah ke sisi luar paha
Anda. Namun jika Anda kesulitan melakukannya, Anda bisa melakukannya
dalam lintasan I (lurus).
Seusai mengayuh, tangan Anda akan melakukan pemulihan. Tidak ada
ketentuan yang khusus dan ketat soal harus seperti apa tangan kita
dalam fase ini. Para perenang hebat melakukannya dengan cara yang bisa
dibilang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun salah satu cara
yang bisa Anda coba adalah dengan menekuk sikut Anda. Lakukanlah fase
ini dengan sesantai mungkin, karena memang tujuannya adalah pemulihan
(recovery).
Sesudah pemulihan, tangan harus dimasukkan kembali kedalam air. Dan
begitu tangan Anda memasuki air, sorongkanlah ia sejauh-jauhnya ke arah
depan sejajar dengan permukaan air, seolah-olah hendak meraih benda
terapung yang ada jauh di depan Anda. Inilah fase ekstensi. Dalam fase
ekstensi ini, jangan sampai tangan Anda turun (drop). Pertahankanlah
untuk tetap menyorong lurus ke arah depan, sejajar dengan permukaan air.
Jika Anda bisa melakukan gerakan tangan sebagaimana diatas dengan
benar, diiringi dengan gerakan kaki dan sikap tubuh yang benar, maka
Anda akan merasa terapung di permukaan air, ringan sekali, dan pada saat
yang sama tubuh Anda meluncur cepat ke arah depan. Selamat mencoba!
> Untuk mengetahui cara bernafas pada renang gaya bebas, klik disini. Untuk mengetahui teknik berenang gaya bebas yang lebih sempurna, klik disini. Dan untuk mengetahui cara berenang gaya bebas yang efisien
No comments:
Post a Comment